Sabtu, 28 Februari 2015

Indahnya keputusan sesaat..

suatu hari menjadi hari paling menyenangkan, berbagi tawa yang berakhir kesedihan. mereka tak pernah tau bagaimana cara kita berdua bersikap, yang mereka lihat hanyalah sebuah lengkungan senyum dari kami. memang baik hal yang kami sebarkan, namun dibalik semuanya hanyalah topeng untuk menutupi kekecewaan kami masing-masing. tak kala pula sering kami membisik satu sama lain,, mengatakan betapa kami saling membutuhkan dan saling mengharapkan satu sama lain, namun semua tertutup dengan keegoisan masing-masing yang amat sangat membuat kami jijik.
waktu terus berganti, seakan selalu mengingatkan bagaimana keputusan selanjutnya yang bisa membuat kami utuh..
yaaa.. akhirnya dengan waktu singkat semua yang kami inginkan bisa kami tunjukan, bahwa lengkungan disenyum kami bukan hanya sekedar lengkungan sandiwara melainkan sesungguh nya yang memang kami rasakan,,
baik, sangat baik. bersama mu aku merasa lebih baik, merasa menjadi seseorang yang menjadi seperti bidadari sempurna. meski tanpa kecantikan yang ada tapi hal yang membuat mu tersenyumlah yang menjadi senjata ku untuk membuat mu tetap disini.. dunia indah selalu saja membuat ku lupa akan nikmat NYA. namun ada saja waktu kamu untuk mengingatkannya.. selalu ada semangat yang ku rindukan ketika bibir mu tak berucap demikian, biar bagaimana pun kamu bukanlah segalanya.. aku dan kamu hanya sesosok manusia yang menginginkan kebahagian akan pilihannya mereka masing-masing, tak perlu lagi khawatir akan menjadi seseorang yang di acuhkan karna memiliki dunia sendiri, toh semua yang kita lakukan tidak merugikan siapapun..
selamat malam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar