Sabtu, 14 Maret 2015

Kamu

hari aku aku belajar sangat banyak, belajar arti kesabaran dalam setiap rintangan. melawan derasnya suasana menegangkan saat semua menjadi rintangan. aku menjadi manusia seperti berada paling rendah diantara mereka yang ku lihat. aku tak paham mengapa demikian itu bisa aku rasakan.
rasanya aku ingin menangis, menjerit dan bertanya, "kenapa harus terjadi pada hidup ku??". namun apalah, semua ga berarti apa apa. Tapi, tiba-tiba ada kamu. Kamu seseorang yang baik, penuh dengan semua ha yang ingin orang lain punya. Kamu penyemangat, dalam air mata membasuh kau hilangkan dengan jari jari manismu tanpa takut basah. Saat sakit di dada ini ku rasakan kau rela menyentuhnya dengan kasih saynag lembut yang kau tuangkan dalam ucapanmu. memberikan kembali senyum manis dibibir ku, membawakan ku sebuah kenyataan yang harus ku hadapi, dengan ditemani sesosok penyayang, bagai malaikat tanpa sayap kau hadir merubah semua yang menjadi rintangan terberat ku. Hai kau, terima kasih atas segala pengorbanan yang aku sisihkan demi membuat ku bahagia, dan akan aku buktikan , aku pantas mendapatkan ketulusan hatimu yang lembut bagai alas yang berbulu halus.. Aku akan sellau berterima kasih dengan tidak menunjukkannya, tapi aku yakin kau tahu seberapa besar syukurku atas kebahagian yang ALLAH kasih buat aku.. Aku Sayang Kamu. sampai waktu nya tiba, ku akan sampaikan dengan mata tertutup dan sentuhan bibirmu diatas kening ku ketika ku menjadi dingin tak bernafas... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar